Portal Kabupaten Sijunjung

BUPATI BUKA DIKLAT MEMBATIK

0

Sebanyak 70 remaja dari berbagai nagari dalam Kabupaten Sijunjung, mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) membatik dari 17 April sampai 6 Mei 2017, di gedung serbaguna Wana Wisata Telabang Sakti Kamang, Kecamatan Kamang Baru.

Diklat yang dibuka Bupati H. Yuswir Arifin Datuak Indo Marajo, diselenggarakan aparatur Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dagperinkop UKM) Kabupaten Sijunjung bersama Dekranasda setempat dan Balai  Diklat Industri (BDI) Padang.

Pembukaan yang ditandai dengan memasang tanda peserta dan penyerahan peralatan secara simbolis kepada perwakilan, dihadiri anggota DPRD Kabupaten Sijunjung daerah pemilihan wilayah III, ketua Dekranasda Ny. En Yuswir Arifin, kepala BDI Padang, para camat dan sejumlah walinagari.

Kepada seluruh peserta, Bupati Yuswir Arifin berharap mengikuti Diklat dengan serius dan sungguh-sungguh, supaya ilmu yang diperoleh bisa dipergunakan untuk membatik yang baik sebagai usaha dalam memenuhi kebutuhan hidup.

Disamping mengikuti Diklat dengan serius dan sungguh-sungguh, bupati juga berharap kepada seluruh peserta memulai Diklat dengan menanamkan niat yang kuat dalam hati untuk menjadi pembatik yang profesioanal, supaya Diklat yang diselenggarakan mencapai sasaran dan harapan sesuai tujuan serta berhasil dan berdayaguna untuk peningkatan ekonomi dan kesejehteraan peserta.

Tujuan penyelenggaraan Diklat tidak obahnya seperti pekerjaan tukang apar. Besi yang semula tidak berwujud, bisa dijadikan peralatan yang sangat berguna, seperti parang, sabit, cangkul, pisau, keris dan peralatan lain setelah dibakar, ditempa dan dibentuk.

Begitu juga Diklat  ini, peserta yang semula tidak tahu dengan membatik, setelah mengikuti Diklat harus mengerti dan menguasai bagaimana tata cara membatik yang baik, bagus dan menarik supaya diminati oleh konsumen.

“Karena itu, kepada seluruh peserta saya berharap mengikuti Diklat dengan serius dan sungguh-sungguh. Mulai Diklat dengan menanamkan niat yang kuat dalam hati untuk menjadi pembatik yang profesioanal, supaya ilmu yang diperoleh bisa dipergunakan untuk berusaha. Jangan hendaknya usai mengikuti Diklat kita kembali ke titik nol seperti semula. Bila ini yang terjadi, berarti tujuan penyelenggaraan Diklat tidak tercapai. Hanya membuang-buang waktu, tenaga, pikiran dan dana,” kata Bupati Yuswir Arifin.

Kepala Dinas Dagperikop dan UKM, Em Yasri selaku ketua pelaksana mengatakan,  Diklat membatik yang diselenggarakan dari 17 April sampai 6 Mei 2017, diikuti 70 peserta dari berbagai nagari. Sedangkan nara sumber yang menyajikan materi, adalah pejabat BDI Padang. nas@sijunjung.go.id

 

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.