Portal Kabupaten Sijunjung

BPSK SELESAIKAN TIGA SENGKETA

0

bpskSejak dilantik Januari lalu, setidaknya Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kabupaten Sijunjung menerima delapan pengaduan dari konsumen.

Dari delapan pengaduan itu, tiga sudah diselesaikan dengan baik. Sedangkan yang lima lagi, ada yang tidak masuk ruang lingkup BPSK, ada juga yang telah diselesaikan konsumen dengan pelaku usaha, kata ketua BPSK Kabupaten Sijunjung, Febrizal Ansori, SH, M. Si, Senin (19/9), di ruang kerjanya.

Ketiga sangketa yang diselesaikan BPSK dengan baik,  klem asuransi mobil yang tidak dibayar oleh bank,  kredit mobil yang menunggak sehingga mobil ditarik dialer dan denda kredit mobil yang membengkak.

Ketiga sangketa itu dapat diselesaikan BPSK dengan baik melalui konsiliasi dan mediasi setelah konsumen dipertemukan dengan pihak bank dan pihak dialer, jelas Febrizal Ansori yang juga Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Peradagangan (Koperindag) Kabupaten Sijunjung.

Di sisi lain Febrizal Ansori menjelaskan, dalam menyelesaikan sengketa konsumen dengan pelaku usaha melalui BPSK, dapat dilakukan dengan tiga cara, yaitu  konsiliasi, mediasi dan arbitrase. Cara mana yang dilakukan, tergantung pilihan dan kesepakatan pihak yang bersengketa.

Jika pihak yang bersengketa mimilih konsiliasi atau mediasi, BPSK hanya bertindak sebagai fasilitator mempertemukan yang bersengketa, mendamaikan secara aktif, memberikan saran dan anjuran serta menerangkan hak dan kewajiban konsumen dan pelaku usaha serta perbuatan dan tanggungjawab pelaku usaha.

Bentuk dan besarnya ganti rugi ditentukan oleh pihak yang bersengketa, bukan oleh BPSK. Namun BPSK wajib memberikan masukan yang seimbang kepada pihak yang bersengketa. Bila kesepakatan atau perdamaian sudah ditandatangani oleh kedua pihak yang berpekara, surat perdamaian itu dikuatkan oleh majelis BPSK dalam bentuk surat keputusan.

Jika pihak yang bersengketa memilih cara arbitrase, maka konsumen memilih arbiter dari salah satu unsur konsumen yang ada di BPSK. Begitu pula pelaku usaha, juga memilih arbiter dari salah satu unsur pelaku usaha.

Arbiter dari konsumen dan abiter dari pelaku usaha memilih arbiter ketiga dari dari unsur pemerintah yang akan menjadi ketua majelis BPSK, bukan para pihak, karena para pihak telah menyerahkan sepenuhnya penyelesaian sengketa konsumen kepada majelis BPSK, sehingga penyelesaian dibuat dalam bentuk putusan BPSK.

Pesonil BPSK Kabupaten Sijunjung periode 2015-2020 yang dikukuhkan dengan keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1181/M-DAG/KEP/12/2015,  Febrizal Ansori, Miswita dan Yudi Arland (unsur pemerintah), Ade Daharis, Jamaluddin dan Epi Radisman (unsur konsumen) serta Fauzan Harza, Reni Kurnia S dan Fitri Darmayanti (unsur pelakua usaha).

“Karena fungsinya menangani dan menyelesaikan sengketa konsumen dengan pelaku usaha di luar pengadilan, bagi konsumen yang bersengketa atau dirugikan, silahkan melapor ke BPSK Kabupaten Sijunjung di Jalan Imam Bonjol nomor: 109 Muaro Sijunjung, telepon (0754) 20044. Tidak perlu ragu melapor, karena dalam menyelesaikan sengketa BPSK tidak memungut bayaran,” tegas Febrizal Ansori. –nas@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.