Portal Kabupaten Sijunjung

BPBD GELAR PELATIHAN TIM REAKSI CEPAT.

0

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sijunjung menggelar pelatihan dan simulasi Tim Reaksi Cepat (TRC), pada Selasa (25/4), bertempat di Jorong Pudak Kenagarian Sijunjung, Kecamatan Sijunjung. Kegiatan yang dilaksanakan bekerjasama dengan Dinas Sosial, Kodim 0310/SSD dan Polres Sijunjung. Pelatihan dilaksanakan selama satu minggu dengan peserta sebanyak 20 orang Tenaga Harian Lepas (THL) BPBD Sijunjung yang telah dinyatakan lulus dan pada tahapan seleksi sebelumnya.

Acara pelatihan dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Sijunjung Arrival Boy dan dihadiri oleh Dandim 0310/SSD Letkol inf Irvan Yusri, Kapolres Sijunjung yang diwakili oleh Kasat Sabhara AKP Taufik, Kesbangpol dan dari Dinas Sosial Kabupaten Sijunjung.

Wakil Bupati Sijunjung Arrival Boy mengatakan wilayah Kabupaten Sijunjung dengan kondisi alam dan geografi yang beragam mulai dari daerah perbukitan hingga sungai membuat Kabupaten Sijunjung sangat rawan terjadinya berbagai jenis bencana, seperti banjir, Banjir bandang, tanah longsor, deformasi permukaan tanah, angin puting beliung dan bencana lainya yang pernah terjadi akhir-akhir ini.  Menurutnya, melihat kondisi tersebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sijunjung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan pelatihan Tim Reaksi Cepat (TRC).

“Anggota TRC mempunyai tugas pokok yakni, mengkaji secara cepat dan tepat dilokasi lokasi bencana dalam waktu tertentu termasuk mengidentifikasi cakupan lokasi bencana, jumlah korban, kerusakan sarana prasarana gangguan terhadap fungsi pelayanan umum pemerintahan serta kemampuan baik sumber daya alam maupun buatan. Melaksanakan pengkajian awal segera setalah terjadi bencana pada saat tanggap darurat, mengkoordinasikan hasil kajian ke tim komando TRC Kabupaten, membentuk posko dilokasi yang dianggap perlu, selian itu, kehadiran TRC di lokasi bencana dapat memperlancar koordinasi dengan seluruh sektor yang terlibat dalam penanggulangan bencana, juga melaporkan hasil pelaksanaan tugas secara periodik setiap bulan kepada tim komando TRC kabupaten,” kata Arrival Boy.

Sementara itu, Kepala BPBD Sijunjung Hardiwan mengatakan bahwa tujuan dan inti dari kegiatan itu adalah saat ada dan tidak ada bencana, BPBD harus selalu siaga menghadapi segala kemungkinan. TRC yang dimaksud bukan hanya menyangkut kesiapsiagaan dan kecepatan sumber daya manusia (SDM) dalam bertindak, namun juga penguasaan terhadap alat penanggulangan bencana. “BPBD Sijunjung sudah banyak mempunyai alat-alat penanggulangan bencana. Namun jika tidak disertai pelatihan, persepsinya pun berbeda-berbeda dan dibutuhkan keahlian dan keterampilan dalam menggunakan alat tersebut, serta penguasaan Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait penanganan bencana,” ujarnya.(endo)@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.