Dalam rangka Pelaksanaan Kegiatan Ramadhan Tahun 1447 H/ 2026 M di Satuan Pendidikan, SMP Negeri 7 Sijunjung melaksanakan kegiatan sosialisasi bagi siswa kelas 7 dan 8 pada Jumat (06/03/2026). Kegiatan ini berlangsung khidmat ini menghadirkan narasumber dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sijunjung.
Hadir sebagai pemateri utama, Kepala Diskominfo Sijunjung, drg. Ezwandra, M.Sc, didampingi oleh Pranata Humas, Bayu Setya Romansyah, S.IP. Keduanya memaparkan materi mengenai “Dampak Positif dan Negatif Media Sosial”.
Dalam pemaparannya, drg. Ezawandra, M.Sc menekankan bahwa di era digital saat ini, media sosial bagaikan pisau bermata dua bagi generasi muda.
“Media sosial memberikan dampak positif, yaitu komunikasi dan informasi tanpa batas. Yang mana komunikasi menjadi mudah dan cepat, akses informasi yang luas, serta dapat menjaga hubungan. Namun penggunaan yang tidak bijak dapat menimbulkan dampak negatif, misalnya dapat menyebabkan kecanduan, kejahatan siber, masalah privasi, informasi berlebihan, dan masalah fisik.” Ucapnya.
Narasumber kedua, Bayu Setya Romansyah, S.IP, memaparkan materi terkait Bijak Bermedia Sosial. Materi yang disampaikan mencakup penjelasan ringkas mengenai pasal-pasal dalam UU ITE yang berkaitan langsung dengan aktivitas pelajar di media sosial serta pentingnya etika dalam penggunaan media sosial.
"Media sosial adalah pedang bermata dua bagi pelajar. Di satu sisi ia membuka pintu ilmu, namun disisi lain ada batasan hukum yang nyata dalam UU ITE. Memahami pasal-pasal tersebut bukan untuk menakut-nakuti, melainkan sebagai kompas agar kita tetap beretika, tidak tergelincir pada hoaks atau pencemaran nama baik, dan tetap aman dalam berekspresi."ungkapnya.
Dengan memahami batasan dan etika di dunia maya, para siswa diharapkan mampu menyaring informasi dengan lebih selektif serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana peningkatan literasi yang positif, bukan sebagai penghambat kualitas ibadah mereka di masa mendatang.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara narasumber, majelis guru, dan seluruh peserta sebagai simbol sinergi dalam mewujudkan generasi muda yang cakap digital.
Penulis: Melan
Foto: Yuda