Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir mendampingi Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, melakukan kunjungan Safari Ramadhan ke Nagari Tanjung Labuah, Kabupaten Sijunjung pada hari Minggu, 1 Maret 2026. Safari Ramadhan ini diawali dengan berbuka puasa bersama dilanjutkan dengan sholat maghrib hingga tarawih berjamaah yang berlangsung khidmat.
Kedatangan Tim Safari Ramadhan (TSR) Provinsi ini disambut hangat oleh masyarakat Nagari Tanjuang Labuah dan Wali Nagari, Aldi Nasrul. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas perhatian para pimpinan daerah terhadap nagari tersebut.
“Saya mewakili masyarakat Nagari Tanjuang Labuah, menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kedatangan bapak Gubernur dan dan Bupati di Masjid Jabal Rahmah ini” ujarnya.
Sementara itu bupati sijunjung Benny Dwifa Yuswir mengungkapkan program ini sebagai wujud kolaborasi bersama dalam membangun dan mewujudkan masyarakat yang sejahtera
“Safari Ramadhan ini merupakan bentuk kolaborasi Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi bersama seluruh lapisan masyarakat, sejalan dengan program pembangunan yang kita usung tahun ini yakni program partisipatif kolaboratif,” ujarnya.
Selain menjadi ajang silaturahmi dan penguatan nilai keimanan, momen ini dimanfaatkan Gubernur untuk mengingatkan kembali masyarakat akan jejak sejarah perjuangan bangsa yang tertanam kuat di Sumpur Kudus.
Dalam arahannya di hadapan jemaah, Mahyeldi menekankan pentingnya mempersiapkan generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan. Ia berharap anak-anak muda tumbuh dengan keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan akhlakul karimah.
“Penting bagi kita membina generasi muda sejak dini agar tumbuh sebagai pemimpin masa depan yang berilmu, berakhlak, dan berlandaskan iman yang kokoh," ujar Mahyeldi.
Lebih lanjut, Mahyeldi memaparkan nilai historis Nagari Tanjung Labuah yang sangat krusial bagi kedaulatan Indonesia. Wilayah ini merupakan bagian dari jalur perjuangan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).
"Kehadiran tokoh PDRI di sini membuktikan bahwa wilayah Sumpur Kudus, termasuk Nagari Tanjung Labuah, pernah menjadi 'mata rantai' vital dalam mempertahankan Republik Indonesia," jelasnya.
Gubernur juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendahulu di Tanjung Labuah yang telah memberikan dukungan logistik yang luar biasa bagi para pejuang kala itu. Menurutnya, semangat pengorbanan masyarakat setempat menjadi pondasi penting dalam menjaga kemerdekaan Indonesia. Diakhir kegiatan, TSR Provinsi juga sempat untuk memberikan beberapa bantuan kepada Masjid Jabal Rahmah dan masyarakat.