Portal Kabupaten Sijunjung

BERBAGAI PEMBANGUNAN SEDANG DILAKSANAKAN

0

Tim Ramadhan Kabupaten Sijunjung yang dipimpin Bupati Yuswir Arifin Datuak Indo Marajo, bersilatarrahim dengan jemaah Masjid Istiqamah Nagari Muaro, Senin (21/5) malam.

Tim yang didampingi Camat Sijunjung; Khalfian Nuraflis, beranggota 12 orang.Terdiri dari anggota DPRD; Junaidi, ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI); H. Hidayahtullah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum; H. Budi Safarman, Kepala Dinas Perhubungan; Efigon, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran; Mashariyanto, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra); H. M. Hasbi, Kabag Humas dan Protokol; Hendri Chaniago, wartawan Singgalang; Nasrul Rasyad dan Kasubag Protokol; Amrican.

Disamping menyerahkan sumbangan Al Quran standar 10 buah dan tikar karpek sajadah lima gulung, dalam bersilaturrahim itu Bupati Yuswir Arifin juga menjelaskan berbagai pembangunan yang telah, sedang dan akan dilaksanakan di Nagari Muaro yang merupakan ibu kota Kabupaten Sijunjung.

Yang sedang dan akan dilaksanakan antara lain pembangunan Kantor Bupati, pembangunan taman terbuka hijau, pembangunan jalan jalur dua, pembenahan Simpang Pasar Jumat serta pembenahan jalan tembus dari Pasar Jumat ke Kandang Baru.

“Berbagai pembangunan digiatkan di Nagari Muaro, tujuannya adalah supaya ibu kota Kabupaten Sijunjung lebih indah dan rapi dari sebelumnya. Namun karen keterbatasan angggran, berbagai pembangunan itu dilaksanakan secara beransur dan bertahap,” kata Bupati Yuswir Arifin.

Ketua MUI Kabupaten Sijunjung Hidayahtullah dalam ceramahnya mengimbau jemaah Masjid Istiqamah supaya memanfaatkan momentum Ramadhan 1439 H untuk meningkatkan ilmu agama serta meningkatkan kepedulian dan kasih sayang terhadap sesama.

“Ramadhan sarat dengan kebaikan dan kemuliaan. Justru itu mari kita manfaatkan momentum bulan yang penuh berkah dan rahmat ini untuk meningkatkan ilmu agama serta meningkatkan kepedulian dan kasih sayang terhadap sesama, karena tahun depan belum tentu kita akan bertemu dengan bulan yang lebih baik dari seribu bulan ini,” kata Hidayahtullah.

“Ilmu agama perlu ditingkatkan supaya kita paham dalam beribadah, agar tidak terjadi lagi perdebatan tentang berwudhuk dan tentang menshirkan Bismillah atau tidak sebelum membaca Alfatiha, karena menshirkan atau tidak sama-sama benar. Begitu pula kepedulian dan kasih sayang terhadap sesama, juga perlu ditingkatkan. Jangan kita tertidur kekenyangan, tetangga tidur karena kelaparan,” ulas ketua MUI.

Supaya tidak ada tetangga yang tidur karena kelaparan, sedekahkanlan sebagaian harta yang dimiliki kepada mereka. Karena disamping mulia dan agung, memberi sedekah kepada fakir miskin, yatim piatu dan orang terlantar dengan niat yang tulus dan ikhlas untuk meringankan beban sesama serta mengharap redha Allah SWT, juga merupakan salah satu perbuatan yang mampu melapangkan dada dan membuka hati nurani.

Karena sesungguhnya orang yang mempersembahkan kebaikan, Allah akan membalasnya dengan kelapangan dada, kesenangan, ketenangan jiwa, kebahagiaan serta keluasan hati nurani dan keluasan rezki.

“Artinya, sedekah yang kita berikan kepada tetangga yang berkemampuan terbatas, fakir miskin, yatim piatu dan orang terlantar, tidak akan membuat kita miskin. Malah rezki kita makin bertambah, karena sesungguhnya sedekah yang diberikan mengundang rezki untuk kita,” jelas Hidayahtullah. -nas@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.