Portal Kabupaten Sijunjung

Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

0

Muaro, MC Sijunjung – Bupati Sijunjung H. Yuswir Arifin Datuak Indo Marajo kembali mengeluarkan instruksi tentang perpanjangan waktu belajar di rumah dampak Corona Virus Desease 2019 (Covid-19).

Instruksi bupati nomor: 421/1284/DIKBUD-2020 itu, dialamatkan kepada seluruh kepala sekolah serta pimpinan pendidikan negeri dan swasta di Kabupaten Sijunjung.

Para kepala sekolah dan pimpinan pendidikan itu, kepala Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) kepala Taman Kanak-kanak (TK), Kelompok Bermain (KB), Satuan PAUD Sejenis (SPS), Taman Penitipan Anak (TPA), Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibidaiyah (MI), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Sekolah Luar Biasa (SLB), Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Mengajar Masyarakat (PKBM).

Instruksi bupati tanggal 15 April 2020 itu, berisi tujuh poin. Bunyi poin pertama, memperpanjang waktu kegiatan belajar di rumah selama 14 hari mulai 17 sampai 30 April 2020 dan hadir kembali di sekolah 2 Mei 2020.

Poin kedua, selama kegiatan belajar di rumah, tenaga pendidik/guru memberikan tugas sesuai dengan program pembelajaran yang telah direncanakan dan home learing bagi siswa SMA/SMK/MA agar berkoordinasi lagi dengan Kacabdin Wilayah V Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat.

Poin ketiga, kepada guru/tenaga pendidik agar memanfaatkan rumah belajar Kemdikbud serta program belajar di TVRI sesuai jadwal yang telah disusun. Poin keempat, kepada guru/tenaga pendidik agar tetap memantau kegiatan belajar siswa di rumah dan lebih intens berkoordinasi dengan orangtua/wali melalui telepon/WhatsApp.

Poin kelima, diharapkan kepada orangtua pelajar/siswa untuk memantau dan mendampingi putra putrinya selama kegiatan belajar di rumah. Poin keenam, selama kegiatan belajar di rumah, pelajar/siswa dilarang berpergian ke luar kota dan dilarang beraktifitas di luar rumah atau berkumpul di tempat umum/keramaian.

Bunyi poin ketujuh, terhadap siswa yang kedapatan berada di tempat keramaian  tanpa didampingi orangtua, akan ditindak oleh Satpol PP, kecuali ada hal yang sangat penting.

Menurut kepala Dinas Pendidikan dan Kebdayaan Kabupaten Sijunjung, Ramler yang ditanya infopublik, di ruang kerjanya, Kamis (16/4), guna mencegah dan mengantisipasi Covid-19, bupati mengeluarkan instruksi pertama, 20 Maret 2020.

Instruksi nomor: 421/145/DIKBUD-2020 itu, intinya  memindahkan kegiatan belajar mengajar dari sekolah ke rumah siswa masing-masing selama 11 hari mulai 23 Maret sampai 2 April 2020.

Namun karena kondisi dan situasi belum baik, belajar dirumah diperpanjang selama 14 hari dari 3 sampai 16 April 2020 dengan instruksi bupati nomor: 421/115/DIKBUD-2020, tanggal 31 Maret 2020.

“Karena kondisi dan situasi masih belum baik, bapak bupati kembali memperpanjang belajar dirumah selama 14 hari dari 17 sampai 30 April 2020 dengan instruksi nomor: 421/1284/DIKBUD-2020 tanggal 15 April 2020,” jelas Ramler. –nas@infopublik.sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.