Portal Kabupaten Sijunjung

BEKALI ANAK DENGAN IMAN

0

Untuk  mengadapi masa depan yang penuh tantangan dan rintangan, para orangtua tidak ada salahnya mengevaluasi diri, sudah sejauh mana  mendidik anak, sesuai kewajiban dan tanggungjawab.

Baik itu pendidkan formal dan non formal, terutama pendidikan keagamaan serta pegangan dan pandangan (filosofi) hidup di Minangkabau, adat  basandi syarak, syarak basandi kitabullah.

Ini perlu dilakukan, karena generasi muda sekarang adalah harapan dan tumpuan, bangsa, negara dan agama yang akan melanjutkan berbagai pembangunan di masa mendatang, kata anggota DPRD Kabupaten Sijunjung Sumanto, S.PT, di gedung dewan, Kamis (4/5).

“Disamping itu, anak adalah amanah dan titipan Illahi. Baik buruknya mereka, akan kita pertanggungjawabkan di makamah Tuhan nantinya. Untuk itu, selaku orangtua,  kita dituntut dan berkewajiban memelihara, membina serta  mendidik mereka sejak dini, sesuai syariat dan ajaran Islam, supaya mereka tidak membawa kesensaraan bagi kita di alam akhirat nantinya,” ulas Sumanto.

Cukup banyak yang bisa dilakukan dalam upaya menanamkan nilai-nilai agama kepada anak sedini mungkin. Diantaranya membiasakan diri berkata lemah lembut, sopan dan santun dalam penghidupan sehari-hari di rumah tangga.

Membiasakan dalam rumah tangga mendirikan shalat berjemaah, membaca kitab Suci Al Quran secara bersama serta menggalakan didikan subuh dan wirid remaja, katanya mencontohkan.

Yang juga perlu diwaspadai oleh para orangtua, seiring  kemajuan teknologi dan lajunya arus informasi, tanpa dapat dicegah budaya Barat masuk dengan derasnya sampai ke kamar remaja di pelosok nagari dan jorong, sehingga begitu mudah disaksikan oleh  para pemuda dan pemudi. Pada hal sebagian besar  dari tayangan itu belum pantas ditonton dan diserap oleh mereka, karena jiwanya masih labil serta baru akan berkembang dan sedang mencari jati diri.

Sebagaimana disaksikan, akhir-akhir ini sinetron yang ditayangkan televisi, baik produksi dalam negeri, apa lagi inpor, boleh dikatakan tidak ada yang bersifat mendidik. Semuanya menyuguhkan adegan kekerasan, sadisme, brutal, menindas yang lemah tanpa pri kemanusiaan, penipuan, porno grafi serta berbagai adegan yang sangat tidak masuk akal.

“Seandainya anak kita terus menerus menyaksikan adegan yang tidak mendidik itu, jelas akan merusak dan mempengaruhi perkembangan jiwa dan mentalnya. Untuk itu, sebelum mereka tergelincir ke lembah kesesatan dan kehancuran, batasilah mereka dalam menonton, karena mencegah susuatu yang bakal merusak, jauh lebih baik dari pada menanggulanginya,” pesan anggota dewan dari Partai Keadilan Sejahtera ini.

Supaya anak bisa  dibatasi dalam menonton, kepada para orangtua Sumanto berharap dan berpesan mematikan televisi pada jam-jam tertentu, terlebih dari pukul 18.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB  yang merupakan pergantian siang ke malam, seyogyanyalah waktu itu  dimanfaatkan untuk  mendirikan shalat berjemaah dan membaca kitab Suci Al Quran secara bersama. –nas@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.