MC Sijunjung – Bentuk rasa syukur atas hasil panen yang diperoleh, sekaligus berdoa dan bermohon kepada Allah SWT atas sawah yang dipanen selalu melimpahkan rezeki, masyarakat Nagari Sisawah, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung menggelar tradisi Bakaua Adat di Masjid Qabul Jannah Jorong Rumbai, Kamis (19/10/23).
Bakaua adat sendiri merupakan tradisi asli turun temurun beberapa daerah Minangkabau. Tradisi ini dilakukan untuk menentukan waktu turun ke sawah (masa tanam) secara serentak sekaligus wujud syukur setelah panen sebelumnya.
Dalam acara Bakaua Adat di Nagari Sisawah ini dihadiri oleh Kabag Kesra Kabupaten Sijunjung, Jupri, didampingi Kepala Dinas Pertanian, Ronaldi, Sekretaris Dinas Kominfo, Chay, Camat Sumpur Kudus, Arwilson, Wali Nagari Sisawah, Restu Syamsepta, dan Ketua Pemuda Nagari Sisawah, Abdul Rahim.
Serta dihadiri pula oleh Ninik Mamak, Bundo Kanduang dan masyarakat Nagari Sisawah.
Pada sambutannya, Kabag Kesra Jupri berharap dengan adanya acara ini dapat meningkatkan komunikasi dan tali persaudaraan di masyarakat Nagari Sisawah.
“Inti dari acara ini adalah bisa lebih mengucap syukur kepada Allah SWT atas hasil panen padi yang melimpah. Dan mempererat tali silaturahmi kita semua yang hadir saat ini” sebutnya.
Dalam kesempatan ini Jupri juga menyampaikan soal infrastruktur jalan ke Jorong Rumbai yang telah mendapat kabar baik. Yakni dalam APBD perubahan telah dialokasikan dana senilai 200 juta rupiah untuk pembangunan akses jalan menuju Jorong Rumbai.
“Semoga dengan alokasi anggaran ini, jalan menuju ke Jorong Rumbai ini bisa menjadi lebih bagus dan layak. Dan semoga tahun depan anggaran yang diberikan bisa bertambah lagi” tambahnya.
Dalam acara adat ini Wali Nagari Sisawah turut pula memberikan sambutan. Restu mengungkapkan rasa syukurnya karena turun temurun untuk waktu yang lama tradisi Bakaua Adat di Nagari Sisawah masih dapat diselenggarakan hingga saat ini.
“Mari kita doakan orang-orang tua kita yang telah mendahului kita karena telah menjaga dan mewariskan budaya ini kepada kita, sehingga kita masih bisa menikmati tradisi Bakaua Adat sampai dengan saat ini” ucap Restu.
Tidak ketinggalan Arwilson, Camat Sumpur Kudus memberikan sambutan dengan sangat bersyukur masih bisa terselenggaranya tradisi Bakaua Adat di Nagari Sisawah ini.
Kemudian Arwilson juga berharap agar para orang tua di Nagari Sisawah dapat menjaga anak-anak para generasi muda yang ada agar senantiasa dapat diwarisi tradisi ini kepada mereka kelak.
“Kami memohon kepada orang-orang tua di Nagari Sisawah ini agar menjaga anak-anak dari bahaya pengaruh negatif zaman sekarang seperti obat-obatan terlarang dan hal lain yang dapat merusak, sehingga tradisi Bakaua Adat ini bisa mereka laksanakan dan lestarikan dengan baik di kemudian hari” harap Arwilson. (Bayu)