Portal Kabupaten Sijunjung

ASSET KPRI TUNAS JAYA RP30 MILIAR LEBIH

0
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Sijunjung, Edwin Suprayogi serahkan doorprize kepada anggota KPRI Tunas Jaya

Pengurus Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Tunas Jaya Kecamatan Sijunjung dan Lubuak Tarok menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tutup buku tahun 2016, di gedung Pancasila Muaro Sijunjung, Senin (27/3).

RAT yang dilaksanakan, dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Sijunjung, Edwin Suprayogi serta dihadiri Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Em Yasri, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Ramler serta Camat Sijunjung, Khalfian Nuraflis dan Camat Lubuk Tarok, Dodi Katim.

Sampai 31 Desember 2016, KPRI Tunas Jaya memiliki 605 anggota yang terdiri dari guru TK, SD, SMP dan guru SMA,  kepala sekolah, pengawas, pegawai UPTD Pendidikan Kecamatan Sijunjung dan Lubuak Tarok serta pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Sijunjung, kata ketua KPRI tersebut Yuswardi.

Dengan anggota sebanyak itu, bidang usaha yang dikelola KPRI Tunas Jaya, adalah simpan pinjam, waserda serta kredit sepeda motor dan kredit elektronik. Dari empat usaha itu, yang paling menguntungkan terhadap KPRI, adalah usaha simpan pinjam.

Dari berbagai bidang usaha yang dikelola, sampai di penghujung tahun buku 2016, asset KPRI Tunas Jaya yang pada tahun 2016 terpilih sebagai KPRI terbaik pertama di Kabupaten Sijunjung dan terbaik ketiga di Provinsi Sumatera Barat, mencapai Rp30.376.496.578. Sedangkan pendapatan pada akhir tahun 2016, berjumlah Rp777.200.565, jelas Yuswardi.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Edwin Suprayogi tidak hanya mengapresiasi pengurus KPRI Tunas Jaya karena telah melaksanakan RAT sesuai ketentuan, tapi juga lantaran KPRI tersebut mempunyai anggota yang cukup banyak dan asset yang sangat besar.

RAT  merupakan pertanggungjawaban pengurus terhadap seluruh anggotanya. Oleh sebab itu, RAT sangat penting dilaksanakan dalam setiap koperasi serta wajib dan arus diadakan setiap tahun.

Disamping itu, RAT juga merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi yang wajib dilaksanakan sebagai pencerminan prinsip pengelolaan dalam koperasi secara demokratis, transparan dan akuntabel.

“Namun saya mengapresiasi pengurus KPRI Tunas Jaya tidak saja karena telah melaksanakan RAT sesuai ketentuan, tapi juga lantaran KPRI ini mempunyai anggota yang cukup banyak dan asset yang sangat besar, dengan harapan anggota yang banyak dan asset yang besar itu dapat ditingkatkan, supaya ke depan KPRI Tunas Jaya makin kuat,” harap Asisten Perekonomian dan Pembangunan Edwin Suprayogi. nas@sijunjung.go.id

 

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.