Portal Kabupaten Sijunjung

APARATUR NAGARI IKUTI BIMTEK PENGELOLAAN ASET

0

Aparatur Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Sijunjungmenyelenggarakan bimbingan teknis (Bimtek) pengelolaan aset nagari berbasis sistim informasi pengelolaan aset desa  dari tanggal 12 sampai 14 Agustus 2018  di Hotel Ibis Padang.

Bimtek yang dibuka Sekdakab Zefnihan, AP, M. Si, Minggu (12/8) diikuti 70 peserta yang terdiri dari Kepala Urusan (Kaur) Pemerintahan Nagari dan Desa sebanyak 62 orang serta Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan dan Kependudukan Kecamatan sebanyak 8 orang.

Tujuan penyelenggaraan Bimtek meningkatkan pengetahuan peserta terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku, kata sekretaris DPMN Kabupaten Sijunjung, Khamsiardi selaku ketua pelaksana.

Selain itu untuk  memahami pengoperasionalan aplikasi Sistim Pengelolaan Aset Desa (SIPADES) serta terciptanya pengelolaan aset nagari dan desa yang sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Narasumber dalam Bimtek diantaranya  Dirjen Pemerintahan Desa Subdit Sistim Keuangan dan Aset Desa Kementerian Dalam Negeri serta pejabat DPMN Kabupaten Sijunjung.

“Selama mengikuti Bimtek, fasilitas yang disediakan untuk peserta, akomondasi, konsumsi, seminar kit, modul materi, tas dan alat tulis,” jelas ketua pelaksana, Kamsiardi.

Sesuai tujuan yang hendak dicapai, kepada seluruh Kaur Pemerintahan Nagari dan Desa serta Kasi Pemerintahan dan Kependudukan Kecamatan yang mengikuti Bimtek, Sekdakab Zefnihan berharap dan bepesan supaya ilmu yang diperoleh selama mengikuti Bimtek dikembangkan, diterapkan serta diaplikasikan dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang diemban.

“  Sesuai dengan amanat peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 1 tahun 2016 tentang pengelolaan aset desa dan didukung oleh peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 20 tahun 2018 tentang pengelolaan keuangan desa, setiap nagari harus mempunyai pengelolaan dan penginventarisasian aset sesuai dengan ketentuan  peraturan menteri tersebut” kata Zefnihan.

Yang dimaksud aset nagari, adalah barang milik nagari yang berasal dari kekayaan asli milik nagari, dibeli atau diperoleh atas beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Nagari (APB Nagari) atau perolehan hak lain yang sah.

Dalam mewujudkan pengelolaan keuangan dan aset nagari yang transparan, akuntabel dan partisipatif sebagaimana yang diamanatkan dalam  peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 20 tahun 2018 tentang pengelolaan keuangan desa, Direktoral Jenderal Bina Pemerintahan Desa telah membangun dan mengembangkan aplikasi SIPADES.

Aplikasi SIPADES merupakan alat bantu dalam pengelolaan aset nagari dan aset desa berbasis sistim informasi yang bertujuan meningkatkan kapasitas pemerintahan nagari dalam perencanaan, pengelolaan, pemanfaatan dan pertanggungjawaban aset nagari yang diberlakukan untuk seluruh nagari dengan penerapan secara bertahap mulai tahun 2018 ini.

“Karena itu kepada seluruh peserta saya berharap mengikuti Bimtek dengan serius dan sungguh-sungguh, supaya bisa menguasai dan mengoperasionalkan aplikasi SIPADES dengan baik, sehingga seluruh aset nagari bisa terinventarisasi sebagaimana mestinya,” harap Sekdakab Zefnihan. nas@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.