Portal Kabupaten Sijunjung

AKTIFKAN DEWAN PENDIDIKAN

0

Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPRD Kabupaten Sijunjung dalam pendapat akhir  terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, sebagaimana disampaikan sekretaris fraksi tersebut, Darmawan pada rapat paripurna di gedung dewan,  memberi masukan dan saran kepada Pemkab.

Rapat paripurna yang dipimpin ketua DPRD Mukhlis Rasyid, dihadiri Bupati  Yuswir Arifin Datuak Indo Marajo, Wakil Bupati  Arrival Boy,  unsur Forkopinda, Sekdakab  A.T. Rohendi, pejabat teras Pemkab, kepala SKPD, kepala instansi vertikal, kepala BUMN, kepala BUMD, kepala bagian, wakil dan anggota DPRD serta camat se-Kabupaten Sijunjung.

“Guna meningkatkan mutu pendidikan di daerah kita, kami Fraksi Partai Persatuan Pembangunan menyarankan kepada Pemkab Sijunjung dewan pendidikan yang sudah tidur dan mati diaktifkan kembali dan bisa bekerja sama dengan Dinas Pendidikan,” harap Darmawan.

Supaya dewan pendidikan yang akan diaktifkan bisa bekerja sama dengan baik, solit dan kompak, perlu dilibatkan tokoh pendidik yang ada di nagari, minimal satu orang perkecamatan. Disamping itu, agar pelaksanaan tugas yang diamanahkan kepada dewan pendidikan bisa terawasi sesuai fungsi kedewanan yang diamanahkan oleh Undang-Undang, masukan angggota DPRD Kabupaten Sijunjung, minimal satu orang perkomisi.

Dengan pindahnya pengelolaan pendidikan tingkat SLTA ke provinsi, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan menyarankan kepada instansi terkait agar selalu berkoordinasi dengan dinas pendidikan provinsi, supaya mutu pendidikan SLTA di Kabupaten Sijunjung tetap bisa dipantau dan tidak tertinggal dari daerah lain.

Khusus di bidang kebudayaan, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan menyarankan agar ditempatkan pejabat yang betul-betul mengerti dan inovatif, mengingat banyaknya budaya lokal yang ada pada setiap nagari yang selama ini masih kurang terangkat, sehingga belum mendapat perhatian di dunia wisata.

Urusan peternakan dan perkebunan yang tidak termasuk dalam rumpun SOTK, agar disesuaikan. Bila perlu diatur dengan peraturan bupati, supaya peternakan yang seharusnya juga menjadi rumpun STOK tidak hilang begitu saja.

“Apa lagi saat ini kita sudah memiliki pasar ternak berskala nasional. Begitu juga dengan perkebunan. Kabupaten Sijunjung termasuk daerah perkebunan, baik yang dikelola perusahaan mau pun yang digarap masyarakat secara pribadi,” kata Darmawan.

Ranperda Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Sijunjung yang disetujui DPRD jadi Perda, terdiri dari dua sekretariat, satu inspektorat, tiga badan serta 18 dinas.

Dua sekretariat dan satu inspektorat, adalah Sekretariat Daerah Kabupaten Sijunjung tipe A dan Sekretariat DPRD tipe B serta Inspektorat Daerah juga tipe B. Tiga badan, adalah Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah tipe A, Badan Pengelola Keuangan Daerah tipe A serta Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Latihan tipe C.

Dari 18 dinas yang disetujui, enam tipe A, 11 tipe B dan satu tipe C. Sedangkan delapan kecamatan yang ada di Kabupaten Sijunjung, seluruhnya disetujui tipe A. –nas.sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.