Portal Kabupaten Sijunjung

AGAMA RUH KEHIDUPAN KEBANGSAAN

0

Upacara  peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama (Kemenag) ke-71 tingkat Kabupaten Sijunjung yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati, Selasa (3/1), berlangsung tertib dan lancar. Bertindak selaku inspektur dan komandan upacara, Bupati Yuswir Arifin Datuak Indo Marajo dan pegawai Kantor Kemenag, Usrizal.

Dengan perwira upacara, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sijunjung, Bujisar, pengibar bendera merah putih dipercayakan kepada Kepala KUA IV Nagari, Aulia Rusdy serta pegawai Kantor Kemenag, Imam Nasai  dan Yudi Herika.

Sementara teks Pembukaan UUD 1945 dibacakan oleh guru Madrasah Tasanawiyah Swasta (MTsS) Padang Laweh, Huriati, panca prasetya Korpri oleh Kepala MTsN Sijunjung, Febrita  dan pengucap kode etik Kemenag, pegawai Kantor Kemenag, Yasnimawati.

Upacara dihadiri Wakil Bupati Sijunjung Arrival Boy, unsur Forkopinda, Sekdakab A.T. Rohendi, pejabat teras Pemkab dan kepala SKPD. Peserta upacara keluarga besar Korpri serta anggota Kodim dan Polres.

Menteri Agama,  Lukman Hakim Saifudin dalam sambutan tertulis yang dibacakan Bupati Yuswir Arifin mengatakan, agama tidak dapat dipisahkan dari kehidupan bangsa dan negara. Semangat dan motivasi keagamaan adalah sumber kekuatan dalam meraih kemerdekaan, mempertahankan kedaulatan nasional dan menjaga keutuhan NKRI.

“Agama mendapatkan kedudukan terhormat dalam tata kehidupan masyarakat, sehingga dijadikan sebagai salah satu sumber pembentukan hukum nasional. Agama menjadi ruh kehidupan kebangsaan kita sesuai dengan dasar Ketuhanan Yang Maha Esa,” jelas menteri.

Salah satu pejuang kemerdekaan dan tokoh pendiri Republik Indonesia, Haji Agus Salim, dalam tulisannya pada tahun 1950 berjudul ‘Kementerian Agama Dalam Republik Indonesia’, menjelasakan benang merah politik agama di Republik Indonesia yang berbeda dengan politik di masa kolonial.

“Menurutnya, jabatan dan tugas Kementerian Agama sungguh besar dan mulia karena sangat menentukan nasib bangsa ini. Kesatuan kebangsaan kita akan terpelihara secara kokoh dan tidak dapat dipecah belah amatlah tergantung pada kebijakan dan kecakapan aparatur Kementerian Agama,” kata menteri.

Seusai upacara, Bupati Yuswir Arifin  menyematkan tanda kehormatan satya lencana karya setya kepada Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sijunjung, Afrizal, Kepala MTsN Sijunjung, Febrita, Kepala MTsS Nurul Falah Timpeh, Wan Eka Putra dan kepada pegawai Kantor Kemenag, Joni Anwar. –nas.sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.