Portal Kabupaten Sijunjung

7 TON MITA ILEGAL DARI SUMSEL GAGAL DISELUNDUPKAN

0
Sumbar masih menjadi target peredaran barang ilegal yang dibawa dari provinsi tetangga, seperti halnya yang terjadi pada akhir pekan lalu, sebanyak 7 ton minyak tanah ilegal yang diselundupkan berhasil digagalkan petugas. Tingginya harga jual minyak tanah membuat sejumlah oknum tergiur untuk bermain, namun aksi tersebut berhasil digagalkan oleh jajaran polres Sijunjung. Tindak penyalahgunaan distribusi bahan bakar ilegal jenis minyak tanah (mita) pada hari Sabtu (8/7) sekira pukul 18.30 wib, bertempat didepan SPBU Kumanis, kecamatan Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung.
Terungkapnya distribusi mita ilegal tersebut, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa adanya kendaraan jenis truk yang membawa minyak tanah dengan menggunakan drum yang diletakkan didalam bak truk untuk mengelabui petugas.
Kemudian jajaran polres sijunjung melakukan patroli dan menemukan truck  mitshubisi colt diesel warna kuning dengan nopol BA 8132 EU yang dikendarai oleh SY (45) warga Banda Dalam, Kecamatan Situjuah Banda Dalam yang melintas di depan SPBU Kumanis. Kemudian petugas melakukan pengecekan dan menemukan minyak tanah yang dimuat kedalam drum terletak dibagian belakang bak truk. Dari keterangan SY mita ilegal itu dipasok dari provinsi Sumatera Selatan dan akan dibawa ke Kabupaten Tanah Datar.
Didalam truk tersebut berisi 3 drum dan 6 unit water tank yang berisikan minyak tanah, dengan jumlah sekitar 7 ton bahan bakar jenis minyak tanah. Kemudian petugas membawa barang bukti dan sopir truk ke Mapolres Sijunjung untuk proses hukum lebih lanjut.
Kapolres Sijunjung AKBP Imran Amir mengatakan. “Barang bukti berupa truk yang membawa drum dan water tank yang berisikan bahan bakar minyak tanah dengan jumlah sekitar 7 ton tersebut telah kita amankan di Mapolres bersama sopir yang diketahui bernama SY. Saat ini yang bersangkutan masih diperiksa oleh anggota guna proses hukum lebih lanjut, karena penyalahgunaan distribusi bahan bakar minyak tanpa izin dan dokumen yang lengkap merupakan tindakan yang ilegal dan melanggar hukum,” tutur Kapolres.(endo)@sijunjung.go.id
You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.