Portal Kabupaten Sijunjung

3R DALAM MENGATASI DAN MENGELOLA SAMPAH

0

Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup mengadakan sosialisasi pengelolaan sampah skala Kantor bagi Pengelola K3 kantor yang dilaksanakan di Aula Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Acara dibuka Bupati Sijunjung yang diwakili Kepala Dinas Perkim LH, Khairal, SH Kamis (25/1).

Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan cara mengatasi sampah dan mengelola sampah dengan 3R , pertama yaitu reduce mengurangi jumlah sumber daya yang kita konsumsi, menggunakan hanya kita butuhkan dan mencari alternatif cara untuk mengurangi kebutuhan kita seperti membawa kantong belanja dari rumah, yang ke dua yaitu Reuse yaitu memperpanjang umur/masa pakai sebuah barang dari pada harus membuangnya seperti menggunakan kembali kertas bekas yang masih memiliki sisi kosong dan Recycle yaitu memproses barangyang sudah lama/tidak terpakai menjadi bahan untuk membuat sesuatu yang baru seperti membuat kompas dari sisa bahan organik.

Turut dihadiri OPD se Kabupaten Sijunjung, Instansi Vertikal, BUMN, BUMD Kabupaten Sijunjung serta narasumber Syaifudin Islami, STP, Msi dari Jenjaring Bank Sampah Ranah Minang Sumatera Barat dan Silvia Asra, M.il dari Dinas Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Sijunjung.

Rony Sudirman, STP menambahkan maksud sosialisasi ini untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman bagi pengelola k3 Kantor dan Petugas K3 kantor dalam pengelolaan sampah skala kantor dengan cara berwawasan lingkungan.

Tujuannya meningkatkan kesadaran dan membudayakan perilaku OPD/instasi /BUMN/BUMD dalam pengelolaan sampah dengan cara berwawasan lingkungan, meningkatkan partisipasi dalam pengurangan sampah kantor, dan mengurangi timbulan sampah dan memanfaatkan sampah melalui bank sampah.

Selanjutnya Khairal, SH mengatakan selama ini sebagian kita masih memandang sampah sebagai barang sisa yang tidak berguna, barang yang harus di buang, bukan sumber daya yang harus di manfaatkan kembali, padahal timbunan sampah dengan volume yang besar di lokasi tempat pemrosesan akhir sampah berpotensi melepas gas metan (CH4) yang dapat meningkatkan emisi gas rumah kaca dan memberikan kontribusi terhadap pemanasan global.

“ Pengelolaan sampah bukan hanya kewajiban Pemerintah Daerah semata tetapi juga partisipasi masyarakat dan OPD/BUMN/BUMD sangat mendukung sekali keberhasilan dalam pengelolaan sampah melalui pengurangan dan penanganan sampah dengan cara berwawasan lingkungan” tegasnya. (Dwita-kominfo@sijunjung.go.id):

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.