Portal Kabupaten Sijunjung

2017 BELANJA DAERAH RP981,71 MILIAR

0

Bupati Sijunjung  Yuswir Arifin Datuak Indo Marajo menyampaikan nota keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2017, dalam rapat paripurna DPRD, di gedung dewan, Selasa (15/11).

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Mukhlis Rasyid, dihadiri Wakil Bupati H. Arrival Boy, unsur Forkopinda, Sekdakab A.T. Rohendi, wakil ketua DPRD, pejabat teras Pemkab, para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD),  camat se-Kabupaten Sijunjung dan segenap anggota dewan.

Bupati mengatakan, alokasi belanja daerah Kabupaten Sijunjung pada RAPBD 2017, direncanakan Rp981,71 miliar, terdiri dari belanja tidak langsung Rp519,50 miliar dan belanja langsung Rp462,20 miliar.

Belanja tidak langsung selain merupakan belanja yang penganggarannya tidak dipengaruhi secara langsung oleh ada tidaknya kegiatan, juga terdiri dari beberapa jenis belanja, kata bupati.

Belanja pegawai yang merupakan belanja kompensasi dalam bentuk gaji dan tunjangan serta penghasilan lainnya sesuai ketentuan perundang-undangan serta uang representasi dan tunjangan pimpinan dan anggota DPRD serta gaji dan tunjangan kepala daerah dan wakil kepala daerah serta penerimaan lainnya yang ditetapkan dengan Peraturan Perundang-undangan, dalam RAPBD tahun 2017, pada kelompok belanja tidak langsung direncanakan Rp391,61 milar.

Belanja hibah, sesuai dengan Permendagri Nomor 32 tahun 2011 sebagaimana telah diubah dengan Permendagri Nomor 39 tahun 2012, digunakan untuk pemberian dalam bentuk uang kepada pemerintah atau pemerintah daerah lainnya dan kelompok masyarakat/perorangan yang secara spesifik telah ditetapkan peruntukannya, untuk tahun 2017 dianggarkan Rp7,94 miliar.

Belanja bantuan sosial, sesuai dengan Permendagri Nomor 32 tahun 2011 sebagaimana telah diubah dengan Permendagri Nomor 39 tahun 2012, digunakan untuk pemberian bantuan berupa uang dari pemerintah daerah kepada individu, keluarga, kelompok dan masyarakat yang sifatnya tidak secara terus menerus dan selektif yang bertujuan untuk melindungi dari kemungkinan terjadinya resikos sosial, seperti rehabilitasi sosial, perlindungan sosial, pemberdayaan sosial, penanggulangan kemiskinan dan penanggulangan bencana, direncanakan Rp745,83 juta.

Belanja bagi hasil kepada pemerintah kabupaten/kota dan pemerintah nagari, merupakan belanja yang dialokasikan kepada pemerintah nagari, direncanakan Rp1,64 miliar.

Belanja bantuan keuangan kepada pemerintah nagari, digunakan bantuan keuangan yang bersifat umum atau khusus dari pemerintah kabupaten dalam rangka pemerataan dan/atau peningkatan kemampuan keuangan nagari yang berasal dari APBD  direncanakan Rp57,44 miliar.        Sedangkan belanja bantuan keuangan kepada partai politik, direncanakan Rp767 juta.

Sementara belanja tak terduga, dialokasikan untuk kegiatan yang sifatnya tidak biasa atau tidak diharapkan berulang seperti bencana alam dan bencana sosial yang tidak diperkirakan sebelumnya, termasuk pengembalian atas kelebihan penerimaan daerah tahun-tahun sebelumnya yang telah ditutup, direncanakan Rp5 miliar, urai  Bupati Yuswir Arifin. –nas.sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.