Portal Kabupaten Sijunjung

Wagub Sumbar Monitoring Pos Pencegahan Covid-19 Di Sijunjung

0

Kamang Baru, MC Sijunjung – Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit melakukan monitoring terhadap pos pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di batas wilayah Sumbar-Riau di Timbangan Nagari Batang Kering, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, Selasa (31/3).

Monitoring atau peninjaun tersebut Wagub Nasrul Abit didampingi langsung Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin, Ketua DPRD Sijunjung, Unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Zefnihan serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Pada kesempatan, Wakil Gubernur Sumbar, Nasrus Abit menyebutkan kegiatan monitoring itu merupakan menindaklanjuti hasil rapat pihaknya bersama Forkopimda Provinsi Sumbar mendirikan pos pencegahan penyebaran Covid-19.

“Kabupaten Sijunjung salah satu kabupaten yang berbatasan langsung dengan Provinsi Riau. Maka dari itu, saya dari Pemerintah Provinsi melihat sejauh mana kesiapan Gugus Tugas Kabupaten Sijunjung melakukan pengecekan dan pendataan kendaraan yang keluar masuk Sumbar dari Riau,” ungkapnya.

Dikatakan Wagub, setiap kendaraan yang keluar masuk wajib dilakukan pengecekan terhadap sopir maupun penumpangnya.

“Artinya, kita melakukan pemberantasan Covid-19 secara selektif, kita periksa semua kendaraan yang melintas apalagi yang dari luar Sumatera Barat,” ujarnya.

Kemudian, kendaraan yang bolak balik keluar masuk, cukup sekali dilakukan penyemprotan dan pendataan dengan computer.

“Mobil yang keluar masuk seputaran wilayah Sumbar yang melakukan perdagangan tidak boleh kita larang, karena mereka melakukan kegiatan perdagangan, jadi tidak boleh kita stop,” jelasnya.

Lalu dikatakan Wagub, tugas utama kita mendata orang yang dari Provinsi tetangga datang ke Sumatera Barat, kemudian menginap di Sumbar dan akan membawah dampak Covid-19, itu yang kita khawatirkan.

“Akan tetapi menurutnya, kalau orang dalam Provinsi Sumbar mondar-mandir keadaan sehat, saya rasa tidak masalah, tapi kita tetap mendata juga, sehingga punya catatan khusus,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Sijunjung Yuswir Arifin menekankan kepada Tim Gugus Tugas pada pos Pencegahan Covid-19. “Apabila kendraan yang bolak balik, seperti truk batu bara dan truk tanki BBM itu kita pasangkan stiker khusus, sehingga dengan adanya stiker itu kita hanya melakukan cek suhu saja,” ungkapnya.

Kemudian, lakukan koordinasi sama perusahaan atau pemilik mobil itu dan pastikan truk tidak berasal dari daerah terdampak, kata Bupati.

“Berkaitan dengan kendaraan baik itu angkutan umum maupun angkutan pribadi yang akan menetap diluar maupun dalam Kabupaten Sijunjung, umumnya Sumatera Barat, mereka wajib mengisi form data dan memeriksa suhu. Kemudian, data tersebut dikoordinasikan dengan BPBD Kabupaten/Kota tujuannya,” pungkasnya.(Dicko).

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.