Portal Kabupaten Sijunjung

Nagari Koto Baru Dinilai Tim Kabupaten Sijunjung

0

Koto Baru, MC Sijunjung – Kelanjutan dari pemilihan nagari berprestasi  tingkat Kabupaten Sijunjung tahun 2020, Senin (23/3) kemaren, penilaian dilaksanakan terhadap Nagari  Koto Baru, Kecamatan IV Nagari.

Sebelum Koto Baru, Kamis  (19/3) tim yang diketuai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Sijunjung,  Khamsiardi, SSTP, M. Si, telah menilai Nagari Tanjung Bonai Aur, Kecamatan Sumpur Kudus.

“Koto Baru adalah nagari kedua yang kami nilai pada pemilihan nagari berprestasi  tingkat Kabupaten Sijunjung tahun 2020 ini. Sebelumnya,  Kamis  (19/3) kami telah menilai Nagari Tanjung Bonai Aur,” kata Khamsiardi dalam pembukaan penilaian di ruang rapat Kantor Walinagari Koto Baru.

Pembukaan penilaian yang berlangsung sederhana, dihadiri anggota DPRD Kabupaten Sijnjung; Brista Yozi, H. Efrinedi Nangkodo dan Syamsi Ultriadi, Camat dan Sekcam IV Nagari; Nasrul dan Syamsir, Forkopimcam, walinagari serta berbagai unsur masyarakat.

Dalam pembukaan penilaian itu Camat Nasrul  mengatakan, untuk tahun 2020 ini, setelah dilakukan penilaian dan evaluasi, Koto Baru merupakan nagari terbaik di IV Nagari, sehingga dipercaya mewakili kecamatan ini untuk mengikuti pemilihan nagari berprestasi di tingkat kabupaten.

Koto baru terpilih menjadi yang terbaik, karena nagari ini banyak mengukir prestasi. Dalam tahun 2019 saja, prestasi yang diraih, juara pertama lomba transparansi dana desa tingkat Kecamatan  IV Nagari dan tingkat Kabupaten Sijunjung serta juara BBGRM dan juara pertama KAN berprestasi  tingkat kecamatan.

Mudah-mudahan melalui penilaian tingkat kabupaten ini, ke depan Nagari Koto Baru semakin maju dan berkembang, baik di bidang pembangunan maupun di sektor ekonomi dan kesejahtraan rakyat.

“Namun kami berharap, Nagari Koto Baru tidak hanya terbaik di tingkat  Kecamatan IV Nagari, tapi juga di tingkat Kabupaten Sijunjung dan tingkat Provinsi Sumatera Barat,” harap camat Nasrul.

Senada dengan camat, Khamsiardi juga mengatakan bahwa tujuan utama penilaian nagari bukan semata mencari juara, tapi untuk mengetahui sejauh mana masyarakat mampu melaksanakan pembangunan serta menjaga dan memelihara, dengan harapan ke depan lebih ditingkatkan. Makanya yang dinilai tim adalah berbagai kegiatan pembangunan yang dilaksanakan dalam dua tahun terkahir (2018 dan 2019).

Sesuai peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 tahun 2015, tentang evaluasi perkembangan desa (nagari) dan kelurahan, indikator yang dinilai dalam penilaian, adalah bidang pemerintahan nagari, bidang kewilayaan dan bidang kemasyarakatan.

Kelanjutan dari penilaian nagari berprestasi tingkat Kabupaten Sijunjung, Selasa (24/3) ini dilaksanakan terhadap Nagari Limo Koto, Kecamatan Koto VII, kata Khamsiardi menjawab MC Sijunjung. –nas@infopublik.sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.