Portal Kabupaten Sijunjung

Di Kecamatan Koto VII, Ribuan KK Terdampak Covid-19 Terima BLT APBD Kabupaten Sijunjung

0

MC Sijunjung – Sebanyak 2253 KK (Kepala Keluarga) yang terdampak Covid 19 di Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat, terima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari dana APBD Kabupaten Sijunjung.

Bantuan itu diserahkan langsung oleh Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin bersama Camat, Aprizal dan Forkopincam Kecamatan Koto VII secara simbolis di halaman Kantor Camat setempat, Kamis (18/6).

Pada kesempatan itu, Camat Koto VII, Aprisal menyebutkan pembagian dana BLT APBD Kabupaten Sijunjung ini di koordinir pihaknya.

“Bantuan dana BLT APBD Kabupaten Sijunjung ini, kami di kecamatan yang mengkoordinir, di kecamatan Koto VII ini akan diserahkan kepada  2253 KK, dengan anggaran mencapai 2,7 Milyar lebih,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan Camat, BLT itu diserahkan langsung untuk dua bulan kepada penerima dengan total Rp. 1.200.000.00 melalui bank.

“Pada hari ini (red-kamis) diserahkan kepada masyarakat Nagari Guguak, Bukik Bual, Tanjuang, dan Nagari Palaluar. Sementara Jumat 19 Juni akan diserahkan untuk Nagari Limo Koto juga di Kantor Camat. Sedangkan pada Senin 22 Juni akan diserahkan bagi Nagari Padang Laweh dan Padang Laweh Selatan di Kantor Walinagri Padang Laweh,”tambah Aprizal.

Sementara itu, Bupati Yuswir Arifin mengucapkan terima kasih kepada Kecamatan Koto VII yang telah mengkoordinir dalam pembagian dana BLT APBD Kabupaten Sijunjung.

“Bantuan dari APBD ini usahakan berikan kepada masyarakat yang belum menerima bantuan dari manapun, baik itu bantuan dari pusat, provinsi dan lainnya,” tegasnya.

Dijelaskan Yuswir, bantuan dana BLT dari APBD ini tidak sama disetiap Kabupaten/Kota, karena tergantung dari besarnya dana yang tersedia di daerah tersebut.

“Alhamdulillah di Kabupaten Sijunjung ini bisa diberikan untuk 2 bulan dengan besaran 600 rb/bulannya,”ujarnya.

Bupati dua periode itu berharap agar bantuan yang diberikan oleh Pemda Kabupaten Sijunjung bisa meringankan beban masyarakat dan bisa dipergunakan untuk membeli keperluan rumah tangga sehari hari hendaknya.

Kemudian, Bupati Yuswir juga menyampaikan terkait dengan New Normal yang diterapkan Pemerintah pada saat ini. Ia menghimbau kepada masyarakat agar bersama sama untuk menjaga tatanan baru ini.

“Mari kita ikuti anjuran pemerintah dalam rangka memutus mata rantai Covid 19 ini, apabila keluar rumah maupun kepasar harus pakai masker, masuk dan keluar pasar harus cuci dulu tangan pakai sabun. Kalau bisa jangan membawa anak anak kepasar,” pungkasnya. (Dicko/Andri K)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.