Portal Kabupaten Sijunjung

736 Satuan Pendidikan Laksanakan Sehari Belajar Diluar Kelas

0

Muaro, MC Sijunjung – Menindaklanjuti surat edaran Bupati Sijunjung nomor: 460/689/Sosial PPr&PA-2019, sebanyak 736 satuan pendidikan dalam kabupaten ini melaksanakan sehari belajar diluar kelas, Kamis (7/11).

Ke-376 satuan pendidikan itu, Taman Kanak-kanak (TK) dan Raudatul Athfal (RA) 132 unit, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) 212 unit, Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) 301, Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) 64 serta Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah (MA) 27 unit.

Disamping menindaklanjuti surat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia nomor: B-1169/KPP-PA/D.IV.4/PA.02/10/2019 dan surat Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Barat nomor:463/572/DPPA/X/2019, surat edaran yang diterbitkan bupati juga rangkaian dari pelaksanaan program menuju Sijunjung sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2020, kata Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (SP3A) Kabupaten Sijunjung, Yofritas, Kamis (7/11), di ruang kerjanya usai memonitor kegiatan sehari belajar diluar kelas, di beberapa sekolah bersama tim monitoring.

Menurut Yofritas, kegiatan sehari belajar diluar kelas diawali majelis guru menyambut siswa dengan 3S (Senyum, Salam dan Sapa). Setelah itu dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya (3 stanza).

Kegiatan berikutnya cuci tangan sebelum makan, berdoa bersama sebelum makan, sarapan sehat bersama yang disiapkan oleh orangtua, berdoa bersama setelah makan dan cuci tangan setelah makan.

Kemudian memeriksa lingkungan, menyingkirkan tanaman, barang atau hal-hal yang membahayakan siswa, memungut sampah, mematikan lampu, mematikan peralatan listrik yang tidak diperlukan dan mematikan kran air.

Berikutnya, membaca buku di taman, di bawah pohon kayu dan di ruang pojok baca di halaman sekolah, senam gerakan masyarakat sehat (Germas), melakukan permaianan tradisional, tepuk hak anak, yel-yel sekolah ramah anak serta deklarasi sekolah ramah anak dan pelantikan tim sekolah ramah anak.

Disamping rangkaian peringatan Hari Anak Nasional,  kegiatan sehari belajar diluar kelas juga untuk menciptakan keakraban dan kedekatan sesama siswa dan siswa dengan guru serta untuk memotivasi siswa agar lebih bersemangat dan bergairah dalam mengikuti proses belajar mengajar.

Karena dengan terciptanya keakraban dan kedekatan siswa dengan guru serta makin bersemangat dan bergairahnya siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar, setiap mata pelajaran yang disampaikan guru, bisa diserap dan dicerna dengan mudah oleh siswa, kata Yofritas. –nas@infopublik.sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.